Posted by: rinasirait on: August 7, 2008
Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat
Konsentrasi Sistem Informasi Manajemen Kesehatan
Universitas Diponegoro Semarang
2008
ABSTRAK
Rina Waty Sirait
SISTEM INFORMASI SERTIFIKASI KELAIKAN HYGIENE SANITASI UNTUK PENGAWASAN JASABOGA DI DINAS KESEHATAN KOTA (DKK) SEMARANG
Xiv + 136 halaman + 13 tabel + 29 gambar + 8 lampiran
Dinas Kesehatan Kota Semarang memiliki empat Subdin salah satunya adalah Subdin PMKL. Subdin PMKL mempunyai beberapa tugas salah satu diantaranya penyehatan tempat pengolahan makanan/minuman dan hasil olahannya, sanitasi tempat-tempat umum. Tugas tersebut mempunyai kaitan dalam penerbitan sertifikasi kelaikan hygiene sanitasi jasa boga. Berdasarkan survei pendahuluan ada beberapa kelemhan-kelamahan dalam sistem informasi sertifikasi hygiene sanitasi antara lain pencatatan data masih bersifat paper based, sulit untuk mendapatkan informasi, sulit untuk memantau atau memberi peringatan dini pada masa berlaku sertifikat (sertifikat sementara 6 bulan dan tetap 1 tahun). Sistem informasi sebelum dikembangkan belum mampu menghasilkan informasi yang lengkap, tepat waktu dan mudah diperoleh, sehingga perlu dikembangkan sistem informasi yang dapat menghasilkan informasi yang lengkap, tepat waktu dan mudah diperoleh, yang dapat mendukung pengawasan jasa boga Dari kelemahan-kelemahan tersebut maka dilakukan pengembangan sistem informasi sertifikasi kelaikan hygiene sanitasi untuk pengawasan di DKK Semarang. Penelitian ini mempunyai tujuan mengembangkan sistem informasi sertifikasi kelaikan hygiene sanitasi untuk pengawasan jasaboga pada sub dinas PMKL DKK Semarang.
Pengembangan sistem dilakukan berdasarkan tahapan FAST (Framework for the Aplication of System Techniques ). Rancangan penelitian One Group pretest-posttest. Subjek penelitian 4 responden. Objek penelitian ini adalah sistem informasi sertifikasi kelaikan hygiene sanitasi jasa boga sebelum dikembangkan. Variabel penelitian meliputi kelengkapan, tepat waktu dan mudah diperoleh. Hasil observasi dan wawancara dilakukan analisis isi (Content Analysis) dan analisis deskriptif dengan nilai rata-rata tertimbang.
Hasil analisis data secara deskriptif yaitu nilai rata-rata hasil uji kualitas informasi sesudah pengembangan sistem lebih besar dari sebelum pengemabangan sistem yaitu sebelum adalah 1,96 dan sesudah 4,55 dengan selisih rata-rata tertimbang keseluruhan 2,59. hal ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan kualitas informasi. Sistem informasi sertifikasi kelaikan hygiene sanitasi jasaboga yang dikembangkan memiliki keterbatasan, diharapkan jika ada pengembangan sistem tidak hanya dari jenis sertifikat tetapi juga dari hal lainnya seperti hygiene sanitasinya dan bersifat multi user.
Kata kunci : sistem sertifikasi, hygiene sanitasi, pengawasan jasa boga
Kepustakaan : 29 (1989 – 2006)
selamat ya dan sukses terus
August 14, 2008 at 2:08 am
selamat ya atas selesainya kulmu dek. semoga sukses selalu